Tampilkan postingan dengan label kuliah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kuliah. Tampilkan semua postingan

Minggu, 28 April 2013

PENGANTAR ILMU SOSIAL DAN BUDAYA DASAR (ISBD)


HAKIKAT DAN RUANG LINGKUP ISBD

1.  Hakikat ISD IBD
Secara garis besar ilmu dan pengetahuan dikelompokkan menjadi tiga macam,yaitu:
   
a.  Ilmu alamiah (natural sciences)
b.  Ilmu Sosial  (social sciences)
c.  Pengetahuan budaya ( the humanities)

Download Modul ISBD klik disini

Sabtu, 30 Maret 2013

Resume (Road to Allah Jalaluddin Rakhmat)

The Road to Allah atau jalan menuju Allah merupakan kumpulan kajian keislaman kang Jalal di mesjid Al-Munawwarah, yang kemudian di susun menjadi sebuah buku seperti di tulis pada kata pengantarnya.Buku ini di bagi menjadi lima bagian dimana setiap bagiannya sekaligus merupakan tahapan perjalanan ruhani menuju Allah swt.

Perjalanan ruhani atau penyucian diri menuju Allah swt atau biasa diistilahkan dengan tasawuf, diawali rasa cinta. Hanya dengan cinta ibadah dan pengabdian terhadap Allah swt dilakukan dengan tulus dan hati bersih. Karena sesungguhnya kekuasaan Allah swt yang meliputi segala sesuatu tidak membutuhkan ibadah dan pengabdian makhluknya. Rasa cinta, terlebih pada sesuatu yang abstrak dalam hal ini Allah swt, tidaklah datang dengan sendirinya. Yang perlukan adalah belajar mencintai.

Pelajaran mencintai tahap dasar adalah belajar mencintai makhluk Allah; pasangan kita, anak-anak . Selanjutnya kita harus berusaha mencintai hal-hal yang bersifat abstrak. Mengutip sebuah hadis; “Cintailah Allah atas segala anugrah-Nya kepadamu, cintailah aku atas kecintaan Allah kepadaku, dan cintailah keluargaku atas kecintaanku kepada mereka.”

Perjalanan selanjutnya adalah meninggalkan perbedaan. Perbedaan pendapat atau mazhab tak jarang memunculkan perselisihan. Masing-masing merasa pendapat ulama (mazhab) nya yang paling benar. Yang perlu disadari adalah, perbedaan pendapat adalah hal yang wajar dan harus diterima selama tafsirannya berasal dari rujukan yang sama Alqur’an dan sunnah Rasulullah saw. Seperti pendapat kang Jalal tentang keutamaan jihad, yang mungkin berbeda dengan ulama lain. Dalam bukunya ini kang Jalal berpendapat, jihad yang paling utama adalah berbakti pada orang tua dan memenuhi hak pada keluarga terlebih dulu, dengan merujuk QS Bani Israil ayat 26). “Berikanlah hak pada keluarga yang dekat, lalu orang miskin, orang yang berada dalam perjalanan, dan janganlah kamu berbuat boros seboros-borosnya.”

Singkatnya perjalanan manusia menuju Allah swt adalah perjalanan kesucian. Sebuah proses pembersihan diri yang dapat dilakukan melalui tiga hal; istighfar, taubat dan melakukan amal shaleh. Kecenderungan diri merasa lebih baik dari orang lain, bangga diri terhadap amalan yang telah dilakukan, bersikap ujub dan terpancing untuk ghibah menjadi penghalang proses pembersihan diri. Namun pernghalang itu dapat dilalui jika kita bisa mengendalikan diri, mengendalikan nafsu, berdoa untuk memperoleh hati yang khusyuk, berzikir, membalas kebencian dengan kasih sayang berkhidmat dan membersihkan hati dari hasad.
Mengutip sabda nabi saw;”orang yang hebat itu bukanlah orang yang dengan muda membantingkan kawannya. Orang kuat adalah orang yang mampu menguasai nafsunya ketika marah.”

Perihal nafsu, dalam bahasa arab dua syahwat itu teriri dari ‘syahwat seks’ dan ‘syahwat perut’.syahwat perut tidak terbatas pada makan dan minum. Kedalamnya termasuk segala cara memuaskan kesenangan-kesenangan fisik dengan uang. Istilah tepatnya mungkin perilaku konsumtif.

Hati yang khusyuk berarti mampu menghadirkan Allah swt dalam setiap perbuatan. Sehingga apapun yang kita lakukan didasari karena Allah dan hanya takut kepada-Nya. Ajaran kesucian lain yang mampu mendekatkan kita kepada Allah swt adalah membalas kebencian yang diterima dengan kasih sayang. Ini mengingatkan saya pada kisah yang dialami nabi saw dan seorang kafir yang selalu meludahi nabi saw setiap beliau lewat. Sampai suatu hari nabi tidak mendapati ludah yang mendarat di tubuhnya. Beliau bertanya kemana gerangan orang yang biasa meludahinya. Ternyata orang itu sakit lalu beliau menjenguknya. Sejak saat itu orang kafir itu masuk islam.

Zikir adalah amalan yang tidak dibatasi waktunya, bisa dilakukan kapan dan dimana saja. Allah swt berfirman dalam QS Al-Jumuah (62): 10; Setelah selesai menunaikan shalat, maka bertebaranlah kamu di muka bumi; dan carilah karunia Allah, dan berzikirlah kepada Allah sebanyak-banyaknya. Supaya kamu beruntung.”

Manusia sering mengorbankan kesehatannya, tubuhnya, bahkan jiwanya demi harta. Oleh karena itu, pengkhidmatan dengan harat adalam islam lebih didahulukan daripada pengkhidmatan dengan jiwa. Contoh pengkhidmatan dengan harta yang merupakan salah satu rukun Islam adalah mengeluarkan zakat.

Rasullullah saw bersabda; “Hasad memakan habis kebaikan seperti api memakan habis kayu bakar.” Hadis ini menunjukkan bahaya besar hasad atau kedengkian, yang bisa menghancurkan seluruh amal saleh yang kita lakukan. Hasad dapat diartikan sebagai kebencian terhadap nikmat yang diperoleh orang lain dan keinginan agar nikmat itu lepas dari orang terebut. Hasad hanya dapat dihilangkan dengan pengobatan melalui amal. Beramal melakukan hal-hal yang bertentangan dengan perasaan dengki kita.

Penyucian diri adalah suatu perjalanan yang terus menerus, jika berhenti pada proses ini, akan jatuh kembali ke tingkat serendah-rendahnya. Salah satu gangguna paling besar dan berbahaya ketika mendekati Allah swt adalah kepuasaan diri (I’jab). Merasa kagum akan kesucian diri yang telah dicapai. Ketika timbul perasaan inilah seseorang kembali ke tingkat paling dasar. Untuk itu kita senantiasa Untuk itu kita senantiasa dianjurkan selalu memohon kepada Allah swt agar kita diberi Husnul Khatimah, akhir yang baik. Supaya Allah swt selalu meneguhkan langkah-langkah kita.

The Road to Allah - Jalaluddin Rakhmat

--- SINOPSIS ---

Kang Jalal, begitu akrab dipanggil, mengatakan bahwa kehidupan ini sebenarnya adalah perjalanan kembali kepada Tuhan. Setelah kita diciptakan Allah untuk hidup di bumi ini kita akan kembali kepada Sang Pencipta.
The Road to Allah: Tahap-Tahap Perjalanan Ruhani Menuju Tuhan karya Kang Jalal ini menawarkan pendekatan tasawuf dalam memahami perjalanan hidup itu. Buku ini seperti dipaparkan, Kang Jalal, merupakan kumpulan ceramah. Namun demikian tasawuf disini dibeberkan dengan bahasa sederhana.
Kalimat menarik dari Kang Jalal lainnya adalah bahwa ada hambatan dalam hidup ini untuk mencapai Sang Maha Pencipta. Dialah kesombongan. Kesombongan meskipun hanya sedikit akan menjadi penghalang dalam menjalani kehidupan ini.
Oleh sebab itu diperlukan cinta, kata Jalaluddin Rakhmat, dalam menuju Tuhan. Dengan mengutip penyair Jalaluddin Rumi yang hidup 800 tahun lalu, Kang Jalal menyebutkan bahwa dengan cinta maka perjalanan menuju Ilahi ini akan begitu indah. Menunaikan semua amanat Ilahi ini tidak lagi merupakan sebuah rangkaian ancaman dan pahala namun merupakan sebuah perjalanan yang dipenuhi dengan cinta.
Jalan menuju tuhan, dikatakan, sebanyak makhluk Tuhan. Akan tetapi, betapa berisikonya orang yang menempuh jalan ini tanpa petunjuk, tanpa pengetahuan, tanpa peta. Dan perjalanan manusia adalah perjalanan yang sekali jadi; tak mengenal pengulangan. Maka, kita ingin hidup sekali yang berarti-seperti kata Chairil Anwar: "sekali berarti, sudah itu mati."
Buku ini menawarkan peta perjalanan menuju Tuhan melalui beberapa tahap: tahap persiapan, tahap setelah memulai perjalanan dan tahap akhir. Di setiap tahap diuraikan amalan, akhlak dan pengetahuan yang menyertainya. Diuraikan dengan gaya bertutur yang enak dibaca, Jalaluddin Rakhmat mengajak pembaca merenungi etape-etape perjalanan panjang seorang manusia fana menuju Yang Mahaabadi. Tema utama di buku ini:
* Cinta Sebagai Agama.
* Keberagamaan yang Tulus, Keberagamaan Sejati.
* Berdoa dengan Bisikan Cinta.
* Berlarilah Menuju Allah.
* Menempuh Jalan Kesucian.
* Diagnosis Penyakit Hati.
* Kendali Nafsu.
* Kendali Diri.
* Doa Memperoleh Hati yang Khusyuk.
* Membalas Kebencian dengan Kasih Sayang.
* Khidmat: Jalan Cepat Menuju Tuhan.
* Menjauhi Dosa Demi Kesehatan Jiwa.
* Menghapus Akibat Dosa.
* Berlindung dari Akhir yang Buruk.
* Mencintai Tuhan Tanpa Pamrih.
Download :
  • Ziddu
Bagi yang belum memiliki Software file ebook DJVU silahkan download di sini

Jika ingin lihat resume nya : Resume Road to Allah 


Nb : Dimohon untuk tidak mengkomersilkan. apapun yg anda unduh dari blog ini tidak lain hanya untuk da'wah dan pencerahan buat masyarakat ditengah krisis moril dan penghambaan terhadap materialistik dan tindak kekerasan mengatasnamakan agama.

The Road to Allah; Tahap-Tahap Perjalanan Ruhani Menuju Tuhan
Penulis : Jalaluddin Rakhmat
Cetakan : ----
Penerbit : Mizan
Ebook (djvu) by Lacarepa-BUGIS
http://lacarepa.blogspot.com/2011/01/download-road-to-allah-jalaluddin.html

Sabtu, 16 Februari 2013

Reposisi Pengetahuan ke Pendidikan Lingkungan

Nyaris lima tahun lewat Muatan Lokal Pendidikan Lingkungan Hidup (Mulok PLH) dilaksanakan di sekolah-sekolah di Kota Bandung. Tujuan pelajaran ini, seperti tertulis pada Peraturan Walikota No. 031/2007 tentang Muatan Lokal Pendidikan Lingkungan Hidup,
adalah mendukung upaya perbaikan kualitas lingkungan Kota Bandung agar menjadi tertib, bersih, dan indah. Materi pokok yang diharapkan diserap dan diterapkan oleh murid (juga gurunya) meliputi konsep dasar lingkungan hidup, K3 (Ketertiban, Kebersihan, Keindahan), P4LH (Pembibitan, Penanaman, Pemeliharaan, dan Pengawasan Lingkungan Hidup), dan penerapan Iptek dalam mengelola lingkungan hidup.
Bagaimana pelaksanaannya di sekolah-sekolah? Dari hasil survey penulis dan tanya jawab dengan guru dan murid dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan PLH ini belum mengenai sasaran. Sebab, tidak semua sekolah atau tidak semua satuan pendidikan memberlakukan muatan lokal ini. Ada sekolah yang sudah mengajarkan PLH tetapi hanya terbatas sebagai sisipan dalam pelajaran biologi, sekadar tambahan dan tidak menjadi pelajaran inti. Karena bentuknya sisipan maka tentu saja tidak mendapat perhatian yang mendalam dari siswa maupun gurunya.
Apalagi karena ada kata “lokal” maka murid dan juga guru-gurunya menganggap tidak penting atau dianaktirikan. Pelajaran “lokal” ini seperti ada tapi tiada, sekadar aksesoris. Bahkan jelas-jelas ditulis di dalam kurikulumnya sebagai pelajaran yang bersatu dengan biologi dan ditulis di dalam kurung. Tidak salah memang, sebab lingkungan ini demikian luas dan bisa dimasuki dari banyak sudut pelajaran seperti biologi, kimia, IPA, geografi, dll. Tetapi sayang, tidak ada guru khusus yang mengampu pelajaran ini yang memberikan pengenalan konsep-konsep dasar teknologi lingkungan. Masalahnya sederhana, yaitu guru tidak (belum) tahu ilmunya lantaran bukan lulusan Teknik Lingkungan.
Atas dasar fakta tersebut, mulok ini hanyalah ditempatkan sebagai pelajaran proforma dan tidak diseriusi. Oleh sebab itu, Pemkot Bandung diharapkan mereposisi lagi mulok ini agar menempati posisinya sesuai dengan harapan DPRD Kota Bandung dan Pemkot Bandung sebagai institusi yang merilisnya. Pemkot Bandung hendaklah memberikan ilmu, wawasan, dan pengalaman kepada guru dalam memandang lingkungan dari segi rekayasa (engineering) sekaligus mengubah stereotipe guru dan murid dalam memandang lingkungan. Konsepnya dapat diadopsi dari Trilogi Pendidikan, yaitu sains (science), teknologi (technology), dan lingkungan (environment).
Di sinilah peran Pemkot Bandung dalam memfasilitasi para gurunya sehingga dapat mengantarkan murid-muridnya memperoleh pengalaman positif yang mendukung pelestarian fungsi lingkungan. Guru diberikan training, seminar, atau bentuk lainnya tentang pelajaran PLH dari sudut rekayasa. Fokus materinya berupa masalah lingkungan seperti air minum, air bersih, air kotor, sampah, udara, kesehatan lingkungan, dll yang terangkum dalam akronim watsan atau water and sanitation tanpa melupakan cabang ilmu lingkungan (ekologi, “anak” dari pelajaran biologi).
Untuk implementasinya, Pemkot Bandung dapat memberikan Training Pendidikan Lingkungan Hidup (TPLH) dalam upaya mewujudkan Ecoschool di setiap sekolah di bawah Dinas Pendidikan Kota Bandung. Titik berat PLH ini harus pada sisi afektif - psikomotorik sehingga murid tak hanya memiliki ilmu tetapi juga mampu mengubah perilakunya. Murid harus melihat bagaimana proses pencemaran air dan apa dampaknya bagi kesehatan. Melihat sampah, yang ada dalam benaknya ialah sumber daya baru yang bahkan mampu menghasilkan uang. Air limbah pun dijadikan potensi pupuk buatan atau didaur ulang menjadi air minum lagi. Pendeknya, PLH harus mendekatkan guru dan muridnya kepada lingkungan dan menjadi bagian dari solusi, bukan penimbul masalah.
Sekali lagi, materi PLH ini harus dibatasi agar tidak meluas menjadi persoalan biologi (dan harus dipisahkan dari pelajaran biologi) sehingga mengaburkan masalah lingkungan yang erat dengan kehidupan sehari-hari. Ada satu kalimat kunci, yaitu: PLH haruslah praktis dan aplikatif. Pada saat yang sama, pendidikan lingkungan selayaknya diberikan juga di tingkat perguruan tinggi, ditetapkan dengan peraturan pemerintah atau menteri. Sebab, apalah artinya himbauan peduli lingkungan, cinta lingkungan, tanam sejuta pohon, taruh sampah di tempatnya, waspadai penyakit menular lewat air dan makanan kalau karakter yang dibentuk oleh pendidikan lingkungan terputus di tengah jalan?
 
Sumber
Oleh Gede H. Cahyana

http://www.airlimbahku.com/2012/09/normal-0-false-false-false-en-us-x-none_20.html 

Jumat, 18 Januari 2013

ATM BRI UIN Bandung Dibobol, Duit Rp 266 Juta Raib


Bandung - Maling membobol satu mesin ATM Bank Rakyat Indonesia (BRI) di kampus Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati (UIN SGD) Bandung, Jalan AH Nasution, Kota Bandung, Sabtu (19/1/2013), sekitar pukul 01.45 WIB . Pelaku berhasil menguras duit di dalam brankas sebanyak Rp 266.450.000.

Kapolsek Panyileukan Kompol RN Mulyadi mengatakan aksi pencurian tersebut diketahui setelah masyarakat melapor. "Anggota yang sedang patroli langsung mengecek ke lapangan. Ternyata benar, ATM BRI di UIN dibobol. Pelaku merusak ATM tsb dgn cara mencokel mesin," ucap Mulyadi saat dihubungi wartawan via telepon, Sabtu (19/1/2013).

Mulyadi menerangkan, anggotanya masih menyelidiki kasus tersebut. Unitreskrim Polsek Panyileukan terus melakukan penggalian informasi di tempat kejadian perkara (TKP), dan pemeriksaan sejumlah saksi.

Kanitreskrim Polsek Panyileukan AKP Sugeng Gaib Rahayu menambahkan setelah temuan ATM BRI dibobol maling, pengelola ATM diminta mengecek jumlah kerugian uang yang raib.

"Berdasarkan keterangan Pimpinan Unit BRI UIN yakni Ipah Saripah, uang diambil pelaku jumlahnya lebih dari 266 juta rupiah," ucap Sugeng saat dikonfirmasi via sambungan telepon genggam.

sumber : Baban Gandapurnama - detikBandung

Kamis, 17 Januari 2013

Rute Angkutan Umum di Kota Bandung

Hijau – Kuning (01)
ABDUL MUIS (Kebon Kelapa) – CICAHEUM via BINONG (01) – 24 jam
Terminal Kebon Kelapa – Jl. Pungkur – Jl. Karapitan – Jl. Buah Batu – Jl. Banteng – Jl. Sancang – Jl. Lodaya – Jl. Martanegara – Jl. Turangga – Jl. Gatot Subroto – BSM – Binong – Jl. Kiara Condong – Jl. Jakarta – Jl. WR. Supratman – Jl. Katamso – Jl. Pahlawan – Jl. Cikutra – Jl. PHH. Mustofa (Suci) – Terminal Cicaheum
CICAHEUM via BINONG – ABDUL MUIS (Kebon Kelapa) – 24 jam
Terminal Cicaheum – Jl. PHH. Mustofa (Suci) – Jl. Cikutra – Jl. Katamso – Jl. WR. Supratman – Jl. Ahmad Yani – Jl. Jakarta – Jl. Kiara Condong – Binong – BSM – Jl. Turangga – Jl. Martanegara – Jl. Lodaya – Jl. Gajah – Jl. Buah Batu – Jl. Gurame – Jl. Moh. Ramdan – Jl. BKR – Jl. Moh. Toha – Jl. Dewi Sartika – Terminal Kebon Kelapa
Hijau – Merah Marun (02)
ABDUL MUIS (Kebon Kelapa) – CICAHEUM via ACEH (02) – 05.00-19.00
Terminal Kebon Kelapa – Jl. Dewi Sartika – Jl. Kautamaan Istri – Jl. Balong Gede – Jl. Pungkur – Jl. Karapitan – Jl. Sunda – Jl. Lombok – Jl. Aceh – Jl. Taman Pramuka – Jl. Cendana – Taman WR. Supratman – Jl. Katamso – Jl. Pahlawan – Jl. Cikutra – Jl. PHH. Mustofa (Suci) – Terminal Cicaheum
CICAHEUM – ABDUL MUIS (Kebon Kelapa) via ACEH (02) – 05.00-19.00
Terminal Cicaheum – Jl. PHH. Mustofa (Suci) – Jl. Cikutra – Jl. Katamso – Taman WR. Supratman – Jl. Cendana – Jl. Taman Pramuka – Jl. Aceh – Jl. Lombok – Jl. Belitung – Jl. Sumatera – Jl. Tamblong – Jl. Lengkong Besar – Jl. Ciateul – Jl. Dewi Sartika – Terminal Kebon Kelapa
Hijau – Oranye
ABDUL MUIS (Kebon Kelapa) – DAGO – 24 jam
Terminal Kebon Kelapa – Jl. Dewi Sartika – Jl. Kautamaan Istri – Jl. Balong Gede – Jl. Pungkur – Jl. Karapitan – Jl. Sunda – Jl. Sumbawa – Jl. Belitung – Jl. Sumatera – Jl. Aceh – Jl. Sulawesi – Jl. Seram – Jl. RE Martadinata (Riau) – Jl. Ir. H. Juanda (Dago) – RS. Boromeus (Dago) – ITB (Jl. Ganesha, Dago) – Simpang Dago – Terminal Dago
DAGO – ABDUL MUIS (Kebon Kelapa) – 24 jam
Terminal Dago – Jl. H. Juanda (Dago) – Simpang Dago – ITB (Jl. Ganesha, Dago) – RS. Boromeus (Dago) – Jl. Sultan Agung – Jl. Trunojoyo – Jl. RE. Martadinata – BIP (Jl. Merdeka Dago) – Jl. Aceh – Jl. Kalimantan – Jl. Belitung – Jl. Sumatera – Jl. Tamblong – Jl. Lengkong Besar – Jl. Ciateul – Jl. Dewi Sartika – Terminal Kebon Kelapa
ABDUL MUIS (Kebon Kelapa) – ELANG
Terminal Kebon Kelapa – Jl. Pungkur – Jl. Otto Iskandardinata (Otista) – Jl. Ciateul – Jl. Astana Anyar – Jl. Panjunan – Jl. Kopo – Jl. Pasir Koja – Jl. Astana Anyar – Jl. Pagarsih – Jl. Nawawi – Jl. Aksan – Jl. Suryani – Jl. Holis – Jl. Bojong Raya – Jl. Cijerah – Jl. Sudirman – Jl. Rajawali Barat – Jl. Elang – Terminal Elang
ELANG – ABDUL MUIS (Kebon Kelapa)
Terminal Elang – Jl. Sukarno-Hatta – Jl. Holis – Jl. Nana Rohana – Jl. Suryani – Jl. Situ Aksan – Jl. Pagarsih – Jl. Kalipah Apo – Jl. Otto Iskandardinata (Otista) – Jl. Ciateul – Jl. Dewi Sartika – Terminal Kebon Kelapa
Hijau – Biru Muda
ABDUL MUIS (Kebon Kelapa) – LEDENG
Terminal Kebon Kelapa – Jl. Dewi Sartika – Jl. Kautamaan Istri – Jl. Balong Gede – Jl. Pungkur – Jl. Karapitan – Jl. Sunda – Jl. Sumbawa – Jl. Lombok – Jl. Banda – Jl. RE Martadinata (Riau) – BIP (Dago) – Jl. Merdeka – Jl. Aceh – Jl. Wastu Kencana – Jl. Rivai – Jl. Cipaganti – Jl. Setiabudi – Jl. Karang Sari – Jl. Sukajadi – Jl. Setiabudi – Terminal Ledeng
LEDENG – ABDUL MUIS (Kebon Kelapa)
Terminal Ledeng – Jl. Setiabudi – Jl. Cihampelas – Jl. Wastu Kencana – Jl. RE. Martadinata – Jl. Purnawarman – BEC (Purnawarman) – Jl. Wastu Kencana – Jl. Aceh – Jl. Kalimantan – Jl. Belitung – Jl. Sumatera – Jl. Tamblong – Jl. Lengkong Besar – Jl. Ciateul – Jl. Dewi Sartika – Terminal Kebon Kelapa
Krem – Hijau
ANTAPANI – CIROYOM – 05.00-22.00
Terminal Antapani – Jl. Cibatu (Antapani) – Jl. Purwakarta (Antapani) – Jl. Jakarta – Jl. Sukabumi – Jl. Laswi – Stadion Persib (Ahmad Yani) – Jl. Ahmad Yani – Jl. Gudang Utara – Jl. Bangka – Jl. Belitung – Jl. Sumatera – Jl. Aceh – Jl. Merdeka – Jl. Perintis Kemerdekaan – Wastu Kencana – Jl. Pajajaran – Jl. Cicendo – Jl. Kebon Kawung – Stasiun Bandung (Kebon Kawung) – Jl. Pasir Kaliki – Istana Plaza (Pajajaran) – Jl. Pajajaran – Jl. Abdul Rahman Saleh – Jl. Garuda – Jl. Ciroyom – Terminal Ciroyom
CIROYOM – ANTAPANI – 05.00-21.00
Terminal Ciroyom – Jl. Ciroyom – Jl. Arjuna – Jl. Pajajaran – Istana Plaza (Pajajaran) – Jl. Cihampelas – Jl. Wastu Kencana – Jl. RE. Martadinata – Jl. Purnawarman – BEC (Purnawarman) – Jl. Wastu Kencana – Jl. Aceh – Jl. Kalimantan – Jl. Belitung – Jl. Bangka – Jl. Gudang Utara – Jl. Ahmad Yani – Stadion Persib (Ahmad Yani) – Cicadas (Ahmad Yani) – Jl. Kiara Condong – Jl. Jakarta (Antapani) – Jl. Subang (Antapani) – Jl. Cibatu (Antapani) – Terminal Antapani
Biru Tua
BUAH BATU – SEDERHANA (Buah Batu – Kebon Kelapa)
Terminal Buah Batu – Jl. Buah Batu – Jl. Gurame – Jl. Karapitan – Jl. Lengkong Kecil – Jl. Lengkong Besar – Jl. Ciateul – Jl. Dewi Sartika – Terminal Kebon Kelapa
BUAH BATU – SEDERHANA (Kebon Kelapa – Sederhana)
Terminal Kebon Kelapa – Jl. Dewi Sartika – Jl. Banceuy – Jl. Suniaraja – Jl. Otista – Jl. Stasiun Timur – Jl. Kebon Jukut – Jl. Kebon Kawung (Stasiun Bandung) – Jl. Pasir Kaliki – Jl. Pajajaran – Jl. Cihampelas – Jl. Rivai – Jl. Rum – Jl. Gunawan – Jl. Otten – Jl. Pasteur – Jl. Pasir Kaliki (RS. Hasan Sadikin) – Jl. Sederhana – Terminal Sederhana
SEDERHANA – BUAH BATU (Sederhana – Kebon Kelapa)
Terminal Sederhana – Jl. Jurang – Jl. Cemara – Jl. Sukajadi – Jl. Pasir Kaliki (RS. Hasan Sadikin) – Jl. Pasteur – Jl. Cihampelas – Jl. Wastu Kencana – Jl. Pajajaran – Jl. Cicendo – Jl. Kebon Jukut – Viaduct – Jl. Braga – Jl. Lembong – Jl. Tamblong – Jl. Lengkong Besar – Jl. Ciateul – Jl. Dewi Sartika – Terminal Kebon Kelapa
SEDERHANA – BUAH BATU (Kebon Kelapa – Buah Batu)
Terminal Kebon Kelapa – Jl. Dalem Kaum – Jl. Lengkong Besar – Jl. Cikawao – Jl. Buah Batu – Jl. Banteng – Jl. Gajah – Jl. Buah Batu – Terminal Buah Batu
BUMI ASRI – CIROYOM
Bumi Asri – Jl. Cijerah – Jl. Bojong Raya – Jl. Holis – Jl. Sukarno-Hatta – Jl. Sudirman – Jl. Rajawali Barat – Jl. Rajawali Timur – Jl. Kebon Jati – Jl. Stasiun Timur – Viaduct – Jl. Wastu Kencana – Jl. Rivai – Jl. Cipto – Jl. Pasir Kaliki – Istana Plaza (Pasir Kaliki) – Jl. Pajajaran – Jl. Arjuna – Jl. Supadio – Jl. Ciroyom – Terminal Ciroyom
CIROYOM – BUMI ASRI
Terminal Ciroyom – Jl. Ciroyom – Jl. Garuda – Jl. Sudirman – Jl. Sukarno-Hatta – Jl. Holis – Jl. Bojong Raya – Jl. Cijerah – Bumi Asri
Putih – Oranye – Hijau
CARINGIN – DAGO
Pasar Induk Caringin – Jl. Babakan Ciparay – Jl. Sukarno-Hatta – Jl. Sukamulya – Jl. Terusan Jamika – Jl. Jamika – Jl. Sudirman – Jl. Guanan – Jl. Kebon Jati – Jl. Pasir Kaliki – Jl. Pajajaran – Jl. Cihampelas – Jl. Wastu Kencana – Jl. RE. Martadinata – Jl. Purnawarman – UNISBA & UNPAS (Tamansari) – Jl. Tamansari – Jl. Cikapayang – Jl. Surapati (Suci) – Jl. Pahlawan – Jl. Cikutra Barat – Jl. Cigadung Raya – Terminal Dago
DAGO – CARINGIN
Terminal Dago – Jl. Cigadung Raya – Jl. Cikutra Barat – Jl. Pahlawan – Jl. Surapati (Suci) – Jl. Cikapayang – Jl. Tamansari – Jl. Sawunggaling – Jl. Rangga Gading – UNISBA & UNPAS (Tamansari) – Jl. Tamansari – Jl. Wastu Kencana – Jl. Purnawarman – Jl. Pajajaran – Jl. Cicendo – Jl. Rivai – Jl. Pasir Kaliki – Jl. Pajajaran – Jl. Arjuna – Jl. Supadio – Jl. Ciroyom – Jl. Rajawali Timur – Jl. Kebon Jati – Jl. Waringin – Jl. Sudirman – Jl. Jamika – Jl. Terusan Jamika – Jl. Sukamulya – Jl. Sukarno-Hatta – Jl. Babakan Ciparay – Pasar Induk Caringin (Sukarno-Hatta)
Biru Muda – Hijau
CARINGIN – SADANG SERANG
Terminal Caringin – Jl. Caringin – Jl. Holis – Jl. Bojong Raya – Jl. Cijerah – Jl. Sudirman – Jl. Rajawali Barat – Jl. Garuda – Jl Abdul Rahman Saleh – Jl. Pajajaran – Jl. Pandu – Jl. Rajiman – Jl. Rivai – Jl. Wastu Kencana – Jl. Tamansari – Jl. Ganesha – Jl. Ir. H. Juanda (Dago) – Jl. TB. Ismail – Jl. Sadang Serang – Terminal Sadang Serang
SADANG SERANG – CARINGIN
Terminal Sadang Serang – Jl. Serang Serang – Jl. Tubagus Ismail – Simpang Dago – Jl. Tamansari – Jl. Sawunggaling – Jl. Tamansari – Jl. Wastu Kencana – Jl. RE. Martadinata – Jl. Purnawarman – Jl. Wastu Kencana – Jl. Pajajaran – Jl. Cicendo – Jl. Kebon Kawung – Stasiun Bandung (Kebon Kawung) – Jl. Pasir Kaliki – Jl. Kresna – Jl. Bima – Jl. Pajajaran – Jl. Abdul Rahman Saleh – Jl. Garuda – Jl. Sudirman – Jl. Cijerah – Jl. Bojong Raya – Jl. Holis – Jl. Caringin – Terminal Caringin
Merah – strip Putih
CIBADUYUT – CICAHEUM
Terminal Cibaduyut – Jl. Cibaduyut – Jl. Kopo – Terminal Leuwi Panjang (Sukarno-Hatta) – Jl. Sukarno-Hatta – Jl. Kiara Condong – Jl. Jakarta – *Jl. WR. Supratman – *Jl. Katamso – *Jl. Pahlawan – *Jl. Cikutra – *Jl. PHH. Mutofa (Suci) – *Terminal Cicaheum
CICAHEUM – CIBADUYUT
*Terminal Cicaheum – *Jl. PHH. Mustofa (Suci) – *Jl. Katamso – *Jl. WR. Supratman – *Jl. Ahmad Yani – Jl. Jakarta – Jl. Kiara Condong – Jl. Sukarno-Hatta – Terminal Leuwi Panjang (Sukarno-Hatta) – Jl. Kopo – Jl. Cibaduyut – Terminal Cibaduyut
*hampir tidak pernah dilewati
Kuning
CIBADUYUT – KARANG SETRA (Cibaduyut – Kebon Kalapa)
Jl. Cibaduyut – Jl. Bojongloa – Jl. Peta – Jl. BKR – Jl. Moh. Toha – Jl. Pungkur – Terminal Kebon Kalapa
CIBADUYUT – KARANG SETRA (Kebon Kalapa – Karang Setra)
Terminal Kebon Kalapa – Jl. Pasir Koja – Jl. Pajagalan – Jl. Gardu Jati – Jl. Pasir Kaliki – Jl. Sukajadi – Karang Setra
KARANG SETRA – CIBADUYUT (Karang Setra – Kebon Kalapa)
Karang Setra – Jl. Sukajadi – Jl. Pasir Kaliki – Jl. Pajajaran – Jl. Cicendo – Jl. Pasir Kaliki – Jl. Kebon Jati – Jl. Dulatip – Jl. Sudirman – Jl. Astana Anyar – Jl. Pasir Koja – Terminal Kebon Kalapa
KARANG SETRA – CIBADUYUT (Kebon Kalapa – Cibaduyut)
Terminal Kebon Kalapa – Jl. Otto Iskandardinata – Jl. Peta – Jl. Bojongloa – Jl. Cibaduyut
Hijau – Biru
CIBIRU – CICADAS
Terminal Cibiru – Jl. Sukarno-Hatta – Pasar Induk Gede Bage (Sukarno-Hatta) – Riung Bandung (Sukarno-Hatta) – Metro (Sukarno-Hatta) – Margahayu Raya (Sukarno-Hatta) – Jl. Kiara Condong – Jl. Jakarta – Jl. Ahmad Yani – Cicadas (Ahmad Yani)
CICADAS – CIBIRU
Cicadas (Ahmad Yani) – Jl. Kiara Condong – Jl. Sukarno-Hatta – Margahayu Raya (Sukarno-Hatta) – Metro (Sukarno-Hatta) – Riung Bandung (Sukarno-Hatta) – Pasar Induk Gede Bage (Sukarno-Hatta) – Terminal Cibiru
CIBOGO – ELANG
Cibogo – Jl. Hercules – Jl. Pinggir Tol – Jl. Sukawarna – Jl. Suparmin – Jl. Sebelah IPTN – Jl. Pajajaran – Jl. Abdul Rahman Saleh – Jl. Garuda – Jl. Sudirman – Elang
ELANG – CIBOGO
Elang – Jl. Rajawali Timur – Jl. Garuda – Jl. Abdul Rahman Saleh – Jl. Pajajaran – Jl. Sebelah IPTN – Jl. Suparmin – Jl. Sukawarna – Jl. DR. Junjunan (Terusan Pasteur) – Jl. Pinggir Tol – Jl. Hercules – Cibogo
Hijau – strip Krem
CIBURIAL – CIROYOM (angkot jarang)
Ciburial (Dago Atas) – Terminal Dago – Jl. H. Juanda (Dago) – Simpang Dago – ITB (Jl. Ganesha, Dago) – RS. Boromeus (Dago) – Jl. Sulanjana – Jl. Tamansari – Jl. Sawunggaling – Jl. Tamansari – Jl. Wastu Kencana – Jl. Pajajaran – Jl. Cicendo – Jl. Kebon Kawung – Stasiun Bandung (Kebon Kawung) – Jl. Pajajaran – Jl. Abdul Rahman Saleh – Jl. Garuda – Jl. Ciroyom – Terminal Ciroyom
CIROYOM – CIBURIAL (angkot jarang)
Terminal Ciroyom – Jl. Ciroyom – Jl. Arjuna – Jl. Pajajaran – Jl. Cihampelas – Jl. Wastu Kencana – Jl. Tamansari – Jl. Sulanjana – Jl. H. Juanda (Dago) – RS. Boromeus (Dago) – ITB (Jl. Ganesha) – Simpang Dago – Terminal Dago – Ciburial (Dago Atas)
Merah – Hijau
CICADAS – ELANG
Cicadas – Jl. Kiara Condong – Jl. Gatot Subroto – Jl. Burangrang – Jl. Sadakeling – Jl. Buah Batu – Jl. Gurame – Jl. Karapitan – Jl. Lengkong Kecil – Jl. Lengkong Besar – Jl. Pungkur – Terminal Kebon Kelapa – Jl. Dewi Sartika – Alun-Alun – Jl. Banceuy – Jl. Suniaraja – Jl. Otista – Jl. Stasiun Timur – Viaduct – Jl. Kebon Jukut – Jl. Kebon Kawung – Stasiun Bandung (Kebon Kawung) – Jl. Pasir Kaliki – Jl. Pajajaran – Jl. Abdul Rahman Saleh – Jl. Garuda – Jl. Dadali – Jl. Kasuari – Jl. Rajawali Barat – Elang
ELANG – CICADAS
Elang – Jl. Rajawali Timur – Jl. Kebon Jati – Jl. Otto Iskandardinata (Otista) – Jl. Ciateul – Jl. Moh. Toha – Jl. Pungkur – Terminal Kebon Kelapa – Jl. Dewi Sartika – Jl. Dalem Kaum – Jl. Lengkong Besar – Jl. Cikawao – Jl. Sadakeling – Jl. Burangrang – Jl. Gatot Subroto – Jl. Kiara Condong – Jl. Jakarta – Jl. Ahmad Yani – Cicadas
Hijau – strip Oranye (Kijang)
CICAHEUM – CIROYOM
Terminal Cicaheum – Jl. PHH. Mustofa (Suci) – Jl. Surapati (Suci) – Lapangan Gasibu (Surapati) – Jl. Panatayuda – Jl. Dipati Ukur – Simpang Dago – Jl. Sumur Bandung – Jl. Tamansari – Jl. Siliwangi – Jl. Cihampelas – Jl. Eyckman – RS. Hasan Sadikin – Jl. Pasir Kaliki – Jl. Pajajaran – Jl. Abdul Rahman Saleh – Jl. Garuda – Jl. Ciroyom – Terminal Ciroyom
CIROYOM – CICAHEUM
Terminal Ciroyom – Jl. Ciroyom – Jl. Arjuna – Jl. Pajajaran – Jl. Pasir Kaliki – RS Hasan Sadikin – Jl. Eyckman – Jl. Cipaganti – Jl. Setiabudi – Jl. Cihampelas – Jl. Siliwangi – Simpang Dago – Jl. Dipati Ukur – Jl. Singa Perbangsa – Monumen Perjuangan – Jl. Japati – Lapangan Gasibu (Surapati) – Jl. Surapati (Suci) – Jl. PHH. Mustofa (Suci) – Terminal Cicaheum
Coklat – Putih (Kijang)
CICAHEUM – CIWASTRA
*Terminal Cicaheum – *Jl. PHH. Mustofa (Suci) – Jl. Surapati (Suci) – Jl. Sentot Alibasyah – Jl. Diponegoro – Jl. WR. Supratman – Jl. Ahmad Yani – Jl. Jakarta – Jl. Kiara Condong – Jl. Terusan Kiara Condong – Jl. Margacinta – Jl. Ciwastra – Terminal Ciwastra
CIWASTRA – CICAHEUM
Terminal Ciwastra – Jl. Ciwastra – Jl. Margacinta – Jl. Terusan Kiara Condong – Jl. Kiara Condong – Jl. Jakarta – Jl. WR. Supratman – Jl. Diponegoro – Jl. Sentot Alibasyah Lapangan Gasibu – Jl. Surapati (Suci) – *Jl. PHH. Mustofa (Suci) – *Terminal Cicaheum
*tidak pernah dilewati
Hijau
CICAHEUM – CILEUNYI
**Jl. Garuda – **Jl. Kebon Jati – **Jl. Suniaraja – **Jl. Otto Iskandardinata (Otista) – **Jl. ABC – **Jl. Naripan – **Jl. Sunda – **Jl. Veteran – **Jl. Ahmad Yani – **Pasar Kosambi (Ahmad Yani) – **Cicadas (Ahmad Yani) – Terminal Cicaheum – Jl. AH. Nasution – Sindanglaya (Nasution) – Ujung Berung (Nasution) – Cilengkrang (Nasution) – Jl. Cibiru – Batas Kotamadya Bandung- Jl. Cinunuk – Jl. Cileunyi – Terminal Cileunyi – *Pintu Tol Cileunyi
CILEUNYI – CICAHEUM
Terminal Cileunyi – Jl. Cileunyi – Jl. Cinunuk – Batas Kotamadya Bandung – Jl. Cibiru – Jl. AH. Nasution – Cilengkrang (Nasution) – Ujung Berung (Nasution) – Sindanglaya (Nasution) – Terminal Cicaheum – **Jl. Ahmad Yani – **Cicadas (Ahmad Yani) – **Jl. Kiara Condong – **Jl. Jakarta – **Jl. Ahmad Yani – **Pasar Kosambi (Ahmad Yani) – **Jl. Asia-Afrika – **Jl. Sudirman
**lewat pukul 20.00-05.00
Hijau – Hitam (06)
CICAHEUM – LEDENG
Terminal Cicaheum – Jl. PHH. Mustofa (Suci) – Jl. Katamso – Jl. WR. Supratman – Jl. Diponegoro – Jl. Sulanjana – Jl. Tamansari – Jl. Siliwangi – Jl. Cihampelas – Jl. Lamping – Jl. Cipaganti – Jl. Setiabudi – Jl. Karang Sari – Jl. Sukajadi – Jl. Setiabudi – Terminal Ledeng
LEDENG – CICAHEUM
Terminal Ledeng – Jl. Setiabudi – Jl. Cihampelas – Jl. Siliwangi – Jl. Sumur Bandung – Jl. Tamansari – Jl. Sulanjana – Jl. Diponegoro – Jl. WR. Supratman – Jl. Katamso – Jl. Pahlawan – Jl. Cikutra – Jl. PHH. Mustofa (Suci) – Terminal Cicaheum
abu-abu
CIJERAH – CIWASTRA
Jl. Cijerah – Jl. Bojong Raya – Jl. Holis – Jl. Caringin – Jl. Kopo – Jl. Peta – Jl. BKR – Jl. Moh. Ramdan – Jl. Sadakeling – Jl. Talaga Bodas – Jl. Pelajar Pejuang – Jl. Martanegara – Jl. Reog – Jl. Karawitan – Jl. Kliningan – Jl. Buah Batu – Jl. Sukarno-Hatta – Jl. Terusan Kiara Condong – Jl. Margacinta – Jl. Ciwastra – Terminal Ciwastra
CIWASTRA – CIJERAH
Terminal Ciwastra – Jl. Ciwastra – Jl. Margacinta – Jl. Terusan Kiara Condong – Jl. Sukarno-Hatta – Jl. Buah Batu – Jl. Kliningan – Jl. Karawitan – Jl. Reog – Jl. Martanegara – Jl. Lodaya – Jl. Sadakeling – Jl. Buah Batu – Jl. Moh. Ramdan – Jl. BKR – Jl. Peta – Jl. Bojongloa – Jl. Sukarno-Hatta – Jl. Caringin – Jl. Holis – Jl. Bojong Raya – Jl. Cijerah
CIJERAH – SEDERHANA
Jl. Melong Asih – Jl. Cijerah – Jl. Sudirman – Jl. Rajawali Barat – Jl. Garuda – Jl. Abdul Rahman Saleh – Jl. Pajajaran – Jl. Pandu – Jl. Dursasana – Jl. Pasir Kaliki – Jl. Sederhana
SEDERHANA – CIJERAH
Jl. Sederhana – Jl. Pasir Kaliki – Istana Plaza (Pasir Kaliki) – Jl. Pajajaran – Jl. Abdul Rahman Saleh – Jl. Garuda – Jl. Sudirman – Jl. Cijerah – Jl. Melong Asih
CIKUDAPATEUH – CIROYOM
Jl. Cikudapateuh – Jl. Kembang Sepatu – Jl. Tarate – Jl. Samboja – Jl. Laswi – Jl. Gatot Subroto – Jl. Malabar – Jl. Buah Batu – Jl. Gurame – Jl. Moh. Ramdan – Jl. BKR – Jl. Peta – Jl. Kopo – Jl. Pasir Koja – Jl. Astana Anyar – Jl. Cibadak – Jl. Sudirman – Jl. Guanan – Jl. Kebon Jati – Jl. Arjuna – Terminal Ciroyom
CIROYOM – CIKUDAPATEUH
Terminal Ciroyom – Jl. Arjuna – Jl. Kebon Jati – Jl. Gardu Jati – Jl. Astana Anyar – Jl. Kopo – Jl. Peta – Jl. BKR – Jl. Moh. Ramdan – Jl. Banteng – Jl. Ahmad Yani – Jl. Cikudapateuh
Hijau – strip Oranye
CIMAHI – ST HALL
CIMINDI – SEDERHANA
Cimindi – Jl. Gunung Batu – Jl. DR. Junjunan (Terusan Pasteur) – Jl. Cipedes Kidul – Jl. Sukajadi – Jl. Cemara – Jl. Jurang – Sederhana
SEDERHANA – CIMINDI
Jl. Sederhana – Jl. Sukajadi – Jl. Sukagalih – Jl. Cipedes Kidul – Jl. DR. Junjunan (Terusan Pasteur) – Jl. Gunung Batu – Cimindi
CIROYOM – SARIJADI
Terminal Ciroyom – Jl. Arjuna – Jl. Pajajaran – Jl. Baladewa – Jl. Dursasana – Jl. Pasir Kaliki – Jl. Sukajadi – Jl. Sindang Sirna – Jl. Sindang Sirna – Jl. Geger Kalong Hilir – Jl. Sari Endah – Jl. Sari Jadi – Jl. Sari Manah (Sarijadi) – Jl. Sari Wangi (Sarijadi) – Terminal Sarijadi
SARIJADI – CIROYOM
Terminal Sarijadi – Jl. Sari Wangi (Sarijadi) – Jl. Sari Manah (Sarijadi) – Jl. Sari Asih (Sarijadi) – Jl. Sari Jadi – Jl. Geger Kalong Hilir – Jl. Cipedes – Jl. Sindang Sirna – Jl. Sirnagalih – Jl. Sukajadi – Jl. Sukamaju – Jl. Sederhana – RS. Hasan Sadikin – Jl. Pasir Kaliki – Jl. Pajajaran – Jl. Abdul Rahman Saleh – Jl. Ciroyom – Terminal Ciroyom
Ungu – Hijau
CISITU – TEGALEGA – 05.00-21.00
Terminal Cisitu – Jl. Cisitu Lama VIII – Jl. Cisitu – Jl. Sangkuriang – Jl. Siliwangi – Jl. Sumur Bandung – Jl. Tamansari – Jl. Siliwangi – Jl. Cihampelas – Jl. Wastu Kencana – Jl. Pajajaran – Jl. Cicendo – Jl. Kebon Kawung – Stasiun Bandung (Kebon Kawung) – Jl. Pasir Kaliki – Jl. Kebon Jati – Jl. Suniaraja – Terminal Stasiun – Jl. Dulatip – Pasar Baru – Jl. Sudirman – Jl. Astana Anyar – Jl. Kalipah Apo – Jl. Otto Iskandardinata (Otista) – Terminal Tegalega
TEGALEGA – CISITU – 05.00-21.00
Terminal Tegalega – Jl. Astana Anyar – Jl. Panjunan – Jl. Kopo – Jl. Pasir Koja – Jl. Pajagalan?? – Jl. Gardu Jati – Jl. Suniaraja – Terminal Stasiun – Jl. Otista – Jl. Stasiun Timur – Viaduct – Jl. Kebon Jukut – Jl. Kebon Kawung – Stasiun Bandung (Kebon Kawung) – Jl. Pasir Kaliki – Jl. Pajajaran – Jl. Cihampelas – Jl. Wastu Kencana – UNISBA & UNPAS (Tamansari) – Jl. Tamansari – ITB – Jl. Siliwangi – Jl. Sangkuriang – Jl. Cisitu – Jl. Cisitu Lama – Jl. Cisitu Lama VIII – Terminal Cisitu
CIUMBULEUIT – ST. HALL
Terminal Ciumbuleuit – Jl. Ciumbuleuit – UNPAR (Ciumbuleuit) – Jl. Cihampelas – Jl. Bapa Husen – Jl. Sederhana – Jl. Pasir Kaliki – RS. Hasan Sadikin – Jl. Pasteur – Jl. Cihampelas – Jl. Rivai – Jl. Cipto – Jl. Pajajaran – Jl. Cicendo – Jl. Kebon Kawung – Stasiun Bandung (Kebon Kawung) – Jl. Pasir Kaliki – Jl. Kebon Jati – Terminal Stasiun
ST. HALL – CIUMBULEUIT
Terminal Stasiun – Jl. Suniaraja – Jl. Otista – Jl. Stasiun Timur – Viaduct – Jl. Perintis Kemerdekaan – Jl. Wastu Kencana – Jl. Pajajaran – Jl. Cihampelas – Jl. Rivai – Jl. Cipaganti – Jl. Eyckman – Jl. Sederhana – Jl. Sempuna – Jl. Cipaganti – Jl. Setiabudi – Jl. Ciumbuleuit – UNPAR (Ciumbuleuit) – Terminal Ciumbuleuit
CIWASTRA – TEGALEGA
Terminal Ciwastra – Jl. Ciwastra – Jl. Margacinta – Jl. Terusan Buah Batu – Jl. Sukarno-Hatta – Jl. Moh. Toha – Jl. Pungkur – Terminal Kebon Kelapa – Jl. Otto Iskandardinata – Terminal Tegalega
TEGALEGA – CIWASTRA
Terminal Tegalega – Jl. Tegalega – Jl. Moh. Toha – Jl. Sukarno-Hatta – Jl. Terusan Buah Batu – Jl. Margacinta – Jl. Ciwastra – Terminal Ciwastra
Biru Muda – Kuning
CIWASTRA – UJUNG BERUNG PP.
Terminal Ciwastra – Riung Bandung – Jl. Sukarno-Hatta – Guruminda – Jl. Cisaranten – Jl. Cicukang – Jl. AH. Nasution (Raya Ujung Berung) – Pasar Ujung Berung
Putih – Hijau
DAGO – RIUNG BANDUNG
Terminal Dago – Jl. Ir. H. Juanda (Dago) – Simpang Dago – Jl. Dipati Ukur – Jl. Panatayuda – Jl. Surapati (Suci) – Jl. Sentot Alibasyah – Jl. Diponegoro – Jl. Citarum – Jl. RE. Martadinata – Jl. Laswi – Jl. Sukabumi – Jl. Ahmad Yani – Jl. Kiara Condong – Jl. Sukarno-Hatta – Margahayu Raya (Sukarno-Hatta) – Metro (Sukarno-Hatta) – Jl. Cipamolokan (Riung Bandung) – Jl. Riung Bandung – Terminal Riung Bandung
RIUNG BANDUNG – DAGO
Terminal Riung Bandung – Jl. Riung Bandung – Jl. Cipamolokan (Riung Bandung) – Jl. Sukarno-Hatta – Metro (Sukarno-Hatta) – Margahayu Raya (Sukarno-Hatta) – Jl. Kiara Condong – Jl. Jakarta – Jl. Sukabumi – Jl. Laswi – Jl. RE. Martadinata – Jl. Anggrek – Jl. Gudang Utara – Jl. Patra Komala – Jl. Belitung – Jl. Banda – Jl. Diponegoro – Jl. Aria Jipang – Jl. Surapati (Suci) – Jl. Panatayuda – Jl. Dipati Ukur – Simpang Dago – Jl. Ir. H. Juanda – Terminal Dago
Hijau – Oranye
DAGO – ST. HALL
Terminal Dago – Jl. Ir. H. Juanda – Simpang Dago – ITB (Jl. Ganesha, Dago) – RS Boromeus (Dago) – BIP (Merdeka) – Jl. Merdeka – Jl. Perintis Kemerdekaan – Jl. Braga – Jl. Suniaraja – Jl. Stasiun Barat (Stasiun Bandung)
ST. HALL – DAGO
Jl. Stasiun Barat (Stasiun Bandung) – Jl. Stasiun Timur – Viaduct – Jl. Perintis Kemerdekaan – Jl. Wastu Kencana – Jl. RE. Martadinata – Jl. Ir. H. Juanda – RS Boromeus (Dago) – ITB (Jl. Ganesha, Dago) – Simpang Dago – Terminal Dago
Putih – Kuning – Hijau
DIPATI UKUR – PANGHEGAR
Terminal Dipati Ukur – Jl. Hasanudin – Jl. Ir. H. Juanda – RS. Boromeus – Jl. Ganesha – ITB – Jl. Tamansari – Jl. Sawunggaling – UNISBA & UNPAS (Tamansari) – Jl. Wastu Kencana – Jl. RE. Martadinata – Jl. Banda – Jl. Belitung – Jl. Sumatera – Jl. Veteran – Jl. Ahmad Yani – Pasar Kosambi (Ahmad Yani) – Cicadas (Ahmad Yani) – Terminal Cicaheum – Jl. AH. Nasution – Sindanglaya (Nasution) – Ujung Berung (Nasution) – Jl. Cicukang – Jl. Cisaranten – Panghegar
PANGHEGAR – DIPATI UKUR
Terminal Panghegar – Jl. Cisaranten – Jl. Cicukang – Jl. AH. Nasution (Raya Ujung Berung) – Sindanglaya (Nasution) – Terminal Cicaheum – Jl. Ahmad Yani – Cicadas (Ahmad Yani) – Jl. Kiara Condong – Jl. Jakarta – Jl. Sukabumi – Jl. Laswi – Jl. RE. Martadinata – Jl. Ambon – Masjid Istiqamah – Jl. Cisanggarung – Jl. Cimanuk – Jl. Cimandiri – Jl. Cimalaya – Jl. Diponegoro – Jl. Sulanjana – Jl. Tamansari – Jl. Ganesha – ITB – RS. Boromeus – Jl. Hasanudin – Jl. Dipati Ukur – Terminal Dipati Ukur
Hijau muda – Hijau
GEDE BAGE – ST. HALL
Pasar Induk Gede Bage – Jl. Sukarno-Hatta – Riung Bandung (Sukarno-Hatta) – Metro (Sukarno-Hatta) – Margahayu Raya (Sukarno-Hatta) – Jl. Buah Batu – Jl. Kliningan – Jl. Karawitan – Jl. Mas Kumambang – Jl. Martanegara – Jl. Pelajar Pejuang – Jl. Talaga Bodas – Jl. Malabar – Jl. Ahmad Yani – Pasar Kosambi (Ahmad Yani) – Jl. Sunda – Jl. Sumbawa – Jl. Belitung – Jl. Sumatera – Jl. Aceh – Jl. Merdeka – Jl. Perintis Kemerdekaan – Viaduct – Jl. Kebon Jukut – Jl. Kebon Kawung – Stasiun Bandung (Kebon Kawung) – Jl. Pasir Kaliki – Jl. Kebon Jati – Jl. Suniaraja – Terminal Stasiun
ST. HALL – GEDE BAGE
Terminal Stasiun – Jl. Dulatip – Pasar Baru – Jl. Otto Iskandardinata (Otista) – Jl. Kepatihan – Jl. Dewi Sartika – Jl. Dalem Kaum – Alun-Alun (Asia Afrika) – Jl. Banceuy – Jl. ABC – Jl. Naripan – Jl. Sunda – Jl. Veteran – Jl. Ahmad Yani – Jl. Gatot Subroto – Jl. Burangrang – Jl. Halimun – Jl. Malabar – Jl. Talaga Bodas – Jl. Pelajar Pejuang – Jl. Martanegara – Jl. Reog – Jl. Karawitan – Jl. Kliningan – Jl. Buah Batu – Jl. Sukarno-Hatta – Margahayu Raya (Sukarno-Hatta) – Metro (Sukarno-Hatta) – Riung Bandung (Sukarno-Hatta) – Pasar Induk Gede Bage
Biru Muda – Hijau
GUNUNG BATU – ST. HALL
Terminal Gunung Batu – Jl. Gunung Batu – Jl. DR. Junjunan (Terusan Pasteur) – Jl. Westhoff – Jl. Pasteur – BEC (Pasteur) – Jl. Cihampelas – Jl. Wastu Kencana – Jl. Pajajaran – Jl. Cicendo – Jl. Kebon Kawung – Stasiun Bandung (Kebon Kawung) – Jl. Pasir Kaliki – Jl. Kebon Jati – Jl. Suniaraja – Terminal Stasiun
ST. HALL – GUNUNG BATU
Terminal Stasiun – Jl. Otista – Jl. Stasiun Timur – Viaduct – Jl. Perintis Kemerdekaan – Jl. Wastu Kencana – Jl. Pajajaran – Jl. Cihampelas – Jl. Rivai – Jl. Rum – Jl. Gunawan – Jl. Otten – Jl. Pasteur – BEC (Pasteur) – Jl. Westhoff – Jl. DR. Junjunan (Terusan Pasteur) – Jl. Gunung Batu – Terminal Gunung Batu
Biru – strip Kuning (Kijang)
LEDENG – MARGAHAYU
Terminal Ledeng – Jl. Setiabudi – Jl. Karang Sari – Jl. Sukajadi – Jl. Cemara – Jl. Jurang – Jl. Sederhana – Jl. Eyckman – Jl. Cihampelas – Jl. Wastu Kencana – Jl. RE. Martadinata – Jl. Ahmad Yani – Cicadas (Ahmad Yani) – Jl. Kiara Condong – Jl. Sukarno-Hatta – Jl. Ranca Bolang (Margahayu Raya) – Terminal Margahayu
MARGAHAYU – LEDENG
Terminal Margahayu – Jl. Ranca Bolang (Margahayu Raya) – Jl. Sukarno-Hatta – Jl. Kiara Condong – Jl. Jakarta – Jl. WR. Supratman – Jl. Cendana – Jl. Taman Pramuka – Jl. RE. Martadinata – ??? – Jl. Wastu Kencana – Jl. Pajajaran – Jl. Cicendo – Jl. Rivai – Jl. Cipaganti – Jl. Setiabudi – Jl. Karang Sari – Jl. Sukajadi – Jl. Setiabudi – Terminal Ledeng
Krem (Colt)
LEMBANG – ST HALL
Terminal Lembang – Jl. Lembang – Terminal Ledeng – Jl. Setiabudi – Jl. Sukawangi – Jl. Sukajadi – RS. Hasan Sadikin – Jl. Pasir Kaliki – Jl. Pajajaran – Jl. Cicendo – Jl. Kebon Kawung – Stasiun Bandung (Kebon Kawung) – Jl. Pasir Kaliki – Jl. Kebon Jukut – Terminal Stasiun
ST. HALL – LEMBANG
Terminal Stasiun – Jl. Otista – Jl. Stasiun Timur – Viaduct – Jl. Kebon Jukut – Jl. Kebon Kawung – Stasiun Bandung (Kebon Kawung) – Jl. Pasir Kaliki – RS. Hasan Sadikin – Jl. Sukajadi – Jl. Setiabudi – Terminal Ledeng – Jl. Lembang – Terminal Lembang
Pink (23)
PANYILEUKAN – SEKEMIRUNG (Gedebage – Simpang Dago) – 05.00-21.00
Pasar Induk Gede Bage (Sukarno-Hatta) – Jl. Rumah Sakit – Jl. AH. Nasution – Ujung Berung (Nasution) – Sindanglaya (Nasution) – Terminal Cicaheum – Jl. PHH. Mustofa (Suci) – Jl. Cikutra – Jl. Pahlawan – Jl. Surapati (Suci) – Lapangan Gasibu (Surapati) – Jl. Panatayuda – Jl. Dipati Ukur – Jl. Ki Gede Utama – Jl. Hasanudin – RS. Boromeus (Juanda) – Jl. Ir. H. Juanda – Simpang Dago – *Jl. TB. Ismail – *Jl. Sadang Serang – *Jl. Cikutra Barat – *Jl. Cikondang – *Jl. Cibeunying Kolot – *Jl. Cigadung Raya – *Terminal Awiligar
SEKEMIRUNG – PANYILEUKAN (Simpang Dago – Gedebage) – 05.00-21.00
*Terminal Awiligar – *Jl. Cigadung Raya – *Jl. Cibeunying Kolot – *Jl. Cikondang – *Jl. Cikutra Barat – *Jl. Sadang Serang – *Jl. TB. Ismail – Simpang Dago (Juanda) – Jl. Ir. H. Juanda – RS. Boromeus (Juanda) – Jl. Hasanudin – Jl. Pager Gunung – Jl. Dipati Ukur – Jl. Panatayuda – Jl. Surapati (Suci) – Lapangan Gasibu (Surapati) – Jl. PHH. Mustofa (Suci) – Terminal Cicaheum – Jl. AH. Nasution – Sindanglaya (Nasution) – Ujung Berung (Nasution) – Jl. Rumah Sakit – Pasar Induk Gede Bage (Sukarno-Hatta)
*tidak selalu lewat
Hijau – Kuning (Kijang)
SADANG SERANG – ST. HALL
Terminal Sadang Serang – Jl. Cikutra Barat – Jl. Pahlawan – Jl. Katamso – Jl. WR. Supratman – Jl. Citarum – Jl. Lombok – Jl. Belitung – Jl. Sumatera – Jl. Aceh – Jl. Merdeka – Jl. Perintis Kemerdekaan – Jl. Braga – Jl. Suniaraja – Viaduct – Jl. Kebon Jukut – Jl. Kebon Kawung – Stasiun Bandung (Kebon Kawung) – Jl. Pasir Kaliki – Jl. Suniaraja – Terminal Stasiun
ST. HALL – SADANG SERANG
Terminal Stasiun – Jl. Otista – Jl. Stasiun Timur – Viaduct – Jl. Perintis Kemerdekaan – Braga – Jl. Lembong – Jl. Veteran – Jl. Sunda – Jl. Sumbawa – Jl. Lombok – Jl. Citarum – Jl. WR. Supratman – Jl. Katamso – Jl. Pahlawan – Jl. Cikutra Barat – Terminal Sadang Serang
Biru Muda – Hijau
SARIJADI – ST. HALL
Terminal Sarijadi – Jl. Sari Asih (Sarijadi) – Jl. Sari Manah (Sarijadi) – Jl. Sari Wangi (Sarijadi) – Jl. Sari Rasa (Sarijadi) – Jl. Surya Sumantri – Universitas Maranatha (Surya Sumantri) – Jl. DR. Junjunan (Terusan Pasteur) – Jl. Pasir Kaliki – Jl. Pajajaran – Jl. Cicendo – Jl. Kebon Kawung – Stasiun Bandung (Kebon Kawung) – Jl. Pasir Kaliki – Jl. Kebon Jati – Jl. Suniaraja – Terminal Stasiun
ST. HALL – SARIJADI
Terminal Stasiun – Jl. Suniaraja – Jl. Otista – Jl. Stasiun Timur – Viaduct – Jl. Kebon Jukut – Jl. Kebon Kawung – Stasiun Bandung (Kebon Kawun) – Jl. Pasir Kaliki – Istana Plaza (Pasir Kaliki) – Jl. DR. Junjunan (Terusan Pasteur) – BTC (Pasteur) – Jl. Surya Sumantri – Universitas Maranatha (Surya Sumantri) – Jl. Lemah Nendeut (Sarijadi) – Jl. Sari Rasa (Sarijadi) – Jl. Sari Wangi (Sarijadi) – Jl. Sari Manah (Sarijadi) – Jl. Sari Asih (Sarijadi) – Terminal Sarijadi

Ketua KPK Ajak Mahasiswa ITB untuk Berjiwa Anti Korupsi

Dalam salah satu upaya pemberantasan korupsi di Indonesia, ITB mengadakan kuliah umum “Peran Pendidikan Anti Korupsi dalam Upaya Mendorong Pembangunan Budaya Anti Korupsi di Indonesia” pada Rabu (03/10/12) di gedung Aula Barat ITB. Narasumber yang menyampaikan materi untuk kuliah umum kali ini adalah Dr. Abraham Samad, S.H, M.H selaku Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Ada empat poin utama yang disampaikan oleh Abraham Samad, yaitu pengertian korupsi, penyebab korupsi, dampak korupsi, dan cara menanganinya. Definisi korupsi secara sosiologis adalah tindakan menyimpang. “Jadi kalau kalian menyontek saat ujian, itu termasuk tindakan korupsi, ” tutur Abraham membuka materi kuliah umum ini.
Sedangkan secara yuridis, korupsi adalah tindakan melawan hukum melakukan perbuatan memperkaya diri sendiri atau orang lain atau suatu korporasi yang dapat merugikan keuangan negara atau perekonomian negara. Dalam hal inilah KPK berperan. Abraham menjelaskan bahwa fokus KPK adalah kepada penanganan grand corruption. Grand corruption adalah tindakan korupsi yang melibatkan pengambilan keputusan terhadap regulasi, melibatkan aparat penegak hukum, berdampak luas terhadap kepentingan nasional, dan kejahatan sindikasi, sistemik serta terorganisasi.
Salah satu penyebab korupsi yang cukup fatal adalah tindakan permisif dan skeptis dari masyarakat Indonesia. Masyarakat masih terlalu toleran terhadap tindakan korupsi. Abraham memberikan contoh bahwa korupsi yang umum dilakukan masyarakat Indonesia adalah menyuap polisi lalu lintas saat terkena tilang. Masyarakat memandang hal ini adalah sesuatu yang lumrah bahwa korupsi sudah merasuki Indonesia dari mulai golongan bawah hingga golongan atas. Hal ini yang mendorong masyarakat untuk bersikap skeptis dan apatis, memandang bahwa korupsi akan susah untuk diberantas.
Oleh karena itu, Abraham mendorong para mahasiswa untuk berjiwa anti korupsi sejak dini. Hal ini dapat dimulai dengan menanamkan sembilan nilai anti korupsi, yaitu jujur, disiplin, tanggung jawab, mandiri, kerja keras, sederhana, berani, peduli, dan adil.
KPK Ajak Mahasiswa Bergabung Menjadi Penyidik di KPK
Abraham mengaku saat ini SDM KPK sangat terbatas jika dibandingkan dengan jumlah kasus yang harus ditangani KPK. Jumlah SDM total KPK hanya 700 dengan kurang dari 200 di antaranya adalah penyidik. Padahal rata-rata 50 laporan tindakan korupsi yang diterima KPK setiap harinya. Oleh karena itu, KPK sudah berencana akan melakukan perekrutan kembali.
“KPK untuk tahun-tahun ke depan berencana akan melakukan perekrutan penyidik yang bukan hanya dari bidang hukum saja. Saat ini tindakan korupsi juga berbasis teknologi, maka KPK juga membutuhkan orang-orang berbasis teknik, seperti mahasiswa ITB. KPK akan membuka pintu lebar-lebar untuk kalian yang ingin ikut serta dalam pemberantasan korupsi di Indonesia, ” tutur Samad.

Source : itb.ac.id

Mahasiswa IT Telkom Membuat Animasi Iqro yang Bernama Qronis

Yusuf Habiburrahman (22) dan dua kawannya membawa kebaruan bagi konsep pengajaran Al Qur’an untuk dunia pendidikan. Mahasiswa tingkat akhir IT Telkom jurusan Informatika ini menciptakan program iqro dengan konsep animasi yang ia beri nama Qronis.
“Ini merupakan inovasi bagi dunia pendidikan khususnya bagi anak-anak muslim yang kesulitan dalam mempelajari Al Qur’an,” tutur Yusuf di sela-sela pendeklarasian merger empat lembaga menjadi Telkom University di Jalan Telekomunikasi Kecamatan Dayeuhkolot Kabupaten Bandung, Rabu (26/9/2012).
Diakui Yusuf karyanya ini masih dalam tahap penyempurnaan. “Untuk mencapai sesuatu uang sempurna rasanya tidak mudah, makanya saya dan tim terus memperbaiki karya ini agar nantinya bisa dimasyarakatkan, untuk sementara waktu kita perbaiki di segi pelafalan huruf, agar tidak terlalu salah dalam hal huruf yang diucapkan,” jelas Yusuf.
Yusuf mengungkapkan karyanya ini bisa diunduh di situs www.qronis.com secara gratis. “Qronis bisa didownload dan dipakai di gadget-gadget masa kini, apalagi kan anak-anak sekarang sudah mulai akrab dengan teknologi,” ungkap Yusuf yang bersama dua kawannya membentuk Newbee Corporations
Selain dalam bentuk digital rencananya karya Yusuf ini akan dirilis dalam bentuk buku. “Mengingat tidak semua kalangan dekat internet maka kami gunakan metode jemput bola dengan mengeluarkan buku yang sama dengan format digitalnya dan langsung mensosialisasikan ke lembaga pendidikan yang membutuhkan,” tutup Yusuf.




Tukeran Link